Sport

Dewa United Ambil Pelajaran dari Kekalahan Lawan Kesatria Bengawan Solo

Jakarta (KABARIN) - Dewa United Banten menjadikan kekalahan 84-95 dari Kesatria Bengawan Solo di Sritex Arena Solo, Rabu malam, sebagai bahan evaluasi untuk pertandingan IBL berikutnya.

Pelatih Dewa United Julbe Bosch menilai timnya harus belajar dari situasi sulit sepanjang laga, terutama ketika permainan lebih menguntungkan tuan rumah.

"Kami harus mengucapkan selamat kepada Kesatria Bengawan Solo untuk permainan yang bagus, mungkin itu permainan yang lebih baik dari permainannya selama pekan sebelumnya, sebab telah mengendalikan laga dari awal hingga akhir," kata dia usai pertandingan.

Bosch menjelaskan Dewa United sempat mencoba mengejar ketertinggalan 19 poin, tapi upaya itu belum cukup karena beberapa kesalahan terjadi di momen-momen krusial, terutama dalam pertahanan dan pengendalian emosi pemain.

Beberapa kesempatan untuk memangkas selisih angka juga tidak dimanfaatkan dengan maksimal, menurut Bosch.

Kondisi ini jadi pelajaran penting agar tim tetap tenang dan menjaga konsistensi saat mendapat tekanan dari lawan.

Bosch menambahkan absennya dua pemain asing, Joshua Ibarra dan Jordan Lavell Adams, menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas permainan.

Pemain Dewa United Arki Wisnu tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya meski kalah.

"Kami tahu situasi kami memang seperti ini, tetapi semua pemain sudah berjuang. Ini jadi tantangan dan pelajaran penting untuk kami ke depan," ujar dia.

Anak-anak Dewa menegaskan komitmen mereka untuk memperbaiki detail permainan, khususnya dalam menjaga fokus pertahanan, agar lebih kompetitif di laga-laga selanjutnya dalam IBL 2026.

Saat ini Kesatria Bengawan Solo mencatat rekor 3-6, sementara Dewa United Banten berada di 5-2.

Pewarta: Donny Aditra
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: